Atas Nama Cinta (Catatan kecil perjalanan...)
Dipostingkan di note FB tanggal 8 Juni 2009 ===== Memang benar, tidak ada yang abadi dalam hidup ini Termasuk ketiadaan cinta abadi Yang ada hanya Zat Yang Maha Abadi dengan segala cinta-Nya *** Sore itu untuk pertama kali saya menyaksikan momen suci pengikatan dua anak manusia di tanah Bosnia. Seorang kerabat dekat suami menikah untuk kedua kalinya. Tentu saja perasaan saya bercampur aduk antara senang, takjub, haru, dan exited ketika menyaksikannya. Sebab, selain pertama kali melihat tradisi pernikahan di sini, kerabat yang menikah ini pun sangat dekat dengan kami. Tidak hanya dekat secara nasab oleh suami saya—Adnan, tapi juga dekat dengan lokasi tempat tinggal kami (6 meter dari depan rumah), dan yang terpenting kami dekat secara batin. Dia salah seorang saudari sepupu sekaligus sesusu Adnan. Tidak hanya sebatas itu, dia juga yang mengenalkan Dien Islam pertama kali ke pada Adnan 4 tahun lalu. Tidak begitu jelas bagi saya, bagaimana sepak terjang wanita berusia 25 tahun...