Postingan

Menampilkan postingan dengan label indonesia bosnia

Perempuan Bosnia

Gambar
Sebelum kami pindah dan menetap di sini 9 tahun yang lalu, banyak org yang salah kaprah tentang negara ini. Mereka membayangkan bosnia adalah negara timur tengah dengan masyarakatnya yang religius. Bahkan tidak kalah banyak yang berpikir bosnia negara tertinggal atau dalam kondisi konflik perang. Terus apa jawabannya, kalau ditanya apakah bosnia negara tertinggal? Ruwet sekali untuk menjawabnya, mengingat ada banyak faktor untuk menentukan sebuah negara adalah negara maju, berkembang, atau bahkan tertinggal. Tapi sederhananya, coba bayangkan saja masyarakat negeri ini (juga negara2 balkan lainnya), sejak abad pertama selalu di bawah kekuasaan perdaban besar pada zamannya (romawi, otoman, hunggary dan yugoslavia), maka sesederhana apapun kehidupan masyarakatnya, pola pikir dan hidup mereka tidak jauh dg apa2 yang telah tertanam oleh diri mereka selama berabad-abad. Dan diksi "tertinggal" tidak akan pernah sesuai untuk mereka. Sementara kalau ada yang masih berfikir bahwa n...

Nikmat Penglihatan 3

Gambar
Lagi-lagi tentang mata. Kalau dipikir-pikir...ini adalah postingan gw yang ketiga yang membahas tentang mata di tahun 2020 ini Gara-gara membahas tentang kecanggihan mata kemarin dengan kiddos, kami jadi mencoba lebih mensyukuri nikmat mata. Lalu berkisah lah gw semalam sebelum tidur: Seorang ahli ibadah, ribuan tahun usianya dia gunakan dalam ibadah. Saat di akhirat, Allah berkata padanya "atas rahmatKu, kau masuk ke surga" Sang ahli ibadah terdiam, lalu dia bertanya "apakah aku masuk surga bukan karena ibadahku?" "Atas rahmatKu, kau masuk ke surga" Lalu si lelaki kembali bertanya hal yang sama. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, akhirnya diperlihatkan kembali timbangan amalan yang tadi sudah ditimbang. Lalu ditimbang pula salah satu rahmat yang Allah berikan selama ini pada nya. Namun baru saja dihitung rahmat atas sebelah matanya, ternyata timbangan ibadahnya yang ribuan tahun sudah sejajar dengan nikmat tersebut. Jadi memang benar, ...

Finally...Alhamdulillah

Gambar
Sejak 10 tahun lalu kepingin banget ambil diploma montessori dengan niatan bisa mengaplikasikan ke anak biologis. Tapi ketemu jodoh belajar ini 2 tahun lalu. Sementara itu saat ini anak-anak biologis usianya sudah lebih dari 6 tahun 😥 . Tapi untuk ilmu tak ada yang terlambat kan? Kalau telat untuk anak biologis, insyaAllah bisa diaplikasikan ke anak ideologis. Atau ga menutup kemungkinan untuk cucu-cucu gw kelak. Dan ibarat jodoh, walau ngejalaninnya dengan ikhlas tetap aja di dalamnya ada banyak ujian. Bersyukur belajar di sini mentor dan foundernya suport banget, hingga ujungnya berakhir indah begini 😍 Beberapa pekan lalu gw ga yakin, gw bs kelarin ini di tahun ini. Mungkin orang pikir, gw lebay sampe bisa2nya aplot beginian segala, sementara temen dan kerabat2 gw meraih gelar doctoral aja woles aje 🤣 . Hehe sebab gw tau banget betapa besar keinginan gw utk belajar ini, dan dari semua proses belajar yg pernah gw lalui, hanya di sini gw bisa pulang dar...

Tambah Momongan

Gambar
Kajian kali ini temanya tentang akhir zaman. Seperti biasa tema beginian selalu membuat gw merefleksi diri apa yang sudah gw persiapkan pada diri dan anak-anak. Kembali diingatkan bahwa apa yang gw miliki di sini (dunia) hanya titipan. Karena titipan, maka gw bertanggung jawab dalam penggunaannya. Titipan usia, fasilitas, pasangan hidup, keturunan, dan lain sebagainya. Percaya ga percaya, karena kajian2 sejenis ini lah..yg membuat gw selalu menjawab "cukup" setiap ada orang yang tanya "kapan tambah momongan?" Yes, gw merasa masih tidak optimal dengan amanah keturunan. Maish sering ga sabar, masih sering keliru memberi contoh atau menyelesaikan masalah. Masih nol mempersiapkan mereka berhadapan dengan huru hara akhir zaman Tapi kalau tiba2 Allah kasih amanah keturunan lagi gimana? Ya ga ditolak lah  krn pasti ada hikmah besar dibalik itu. -- Efek bnyk yang suruh2 nambah anak krn konon katanya bakal menghasilkan anak yg lucuk2....emangnya hamster

Lucunya negeri ini

Gambar
Gw seneng bayar di kasir super*ndo teras kota bagian pintu belakang. Karena biasanya sepi. Dan benar aja tadi sepi...cuma ada 1 pembeli yang lagi ngobrol akrab dengan kasir. Ga lama datang pegawai lain pinjam ATK ke kasir tsb. Setelah pegawai tersebut pergi, si pembeli tanya Pembeli: "orang apa itu? Jawa ya?" ucapnya sambil mengarah ke pegawai tadi. Kasir: "iya kayanya" Pembeli: "item banget" sambil bergidik Kasir: nyengir Gw bengong denger percakapan orang di depan gw itu. Iya bengong krn bingung..sbb org yg mreka bicarakan...itu warna kulitnya sawo matang dan itu warna yg umum ditemukan di masyarakt indonesia, jadi belum sampai taraf "banget". Kedua gw bingung, kenapa hrs bergidik? Bicara soal warna kulit..gw juga katagori sawo matang. Dan gw ga mau ganti warna kulit jadi warna lain (baik lebih gelap ataupun lebih terang)..tapi iya gw setuju banget..kalau kulit harus dirawat supaya sehat. Tau ga? Istri dubes bosnia saat pertama ...

liburan ala-ala

Gambar
Dubes baru bosnia kali ini beda karakter dengan dubes2 sebelumnya. Beliau orangnya senang explore dan petualang. Kalau ga jd dubes mungkin beliau jd traveler . Kemarin pas tau kami mau ke Lembang Bandung, beliau minta Adnan untuk book kamar di hotel yang sama dengan kami. Terus setelah ketemu dibuatlah plan liburan ala2 laki eke. Yah..seperti yang sudah-sudah, Adnan kalau buat rencana liburan selalu spontan. Yang bilang liburan cm 2 hr ke Bandung, akhirnya menjalar kemana2.  Yeah..dan malam ini kami sudah tiba di Semarang yang lumayan panas. Ismail pun mengeluh.. "baju abang berat2..panas..cocoknya utk di bandung aja" Maafkeun, Nak

Catatan Perjalanana Gorazde

Gambar
Masih jet lag bo..pdhl udh seminggu nyampe...dan eng ing eng besok mulai masuk. So mending gw ngemeng panjang-panjang di sini dengan harapan bisa bobo manis setelahnya. Masih tentang  #mudik_bosnia2018 -------- Hari-hari pasca lahiran ismail adalah masa paling biru sepanjang hidup gw. Selain baby blues, tanggal-tanggal segini hingga tgl 11 nanti, di tv2 lokal bosnia pasti hangat membahas tentang tragedi Sbrenica. Kejadian dimana ribuan pengungsi dibantai dalam beberapa malam pada tahun 1995. Bicara Srebrenica gw jadi inget liburan kemarin saat kami sempat mngunjungi paman di kota Goražde timur bosnia. Perjalanan, sekitar 100km itu melewati belasan..bahkan mungkin puluhan tunel hingga menuju lokasi. Tunel2 itu membelah gunung-gunug besar yang kami lalui. Beberapa tunel panjangnya cukup lumayan, sehingga kadang gw membayangkan bagaimana para claustrophobia melewati wilayah tersebut. Hari itu cerah namun sepanjang perjalanan entah kenapa gw merasa tegang, hingga ga ada minat sama s...