Postingan

Cerita di Akhir Oktober

Gambar
Hampir empat bulan terakhir, blog ini ditelantarkan oleh pemiliknya. Padahal, mah , hal yang ingin dituangkan banyak amir. Antara awal juli (postingan terakhir) hingga oktober 2014 ini memang banyak momen 'spesial' yang telah terjadi. Baik skala nasional, internasional, maupun domestik rumah tangga. Dari pilpres yang penuh dengan drama, gaza yang memanas dan berdarah, RUU pemilihan langsung, pesta rakyat pelantikan presiden RI ke-7, DPR tandingan, hingga momen  kepindahan kami ke pinggiran ibu kota ini. Tapi berhubung tema-tema tersebut sudah terbilang basi maka lebih baik saya mup-on :-P Dan mup-on nya saya kali ini ingin membahas tentang kabar duka yang datang bulan ini. Siang hari tanggal 20 Oktober lalu, seorang teman menghubungi saya. Dengan suara bergetar beliau menyampaikan berita duka atas berpulangnya salah seorang alumni rohis SMA, mbak Musyaropah, di usianya yang ke-36. Inalillahi wa inailaihi rajiun. Mendengar berita tersebut perasaan langsung campur aduk. Sedi...

Bocah Lima Tahun Kami

Gambar
Di Milad ismail yang ke lima kali ini saya ingin mengabadikan story sederhana dari bocah pemilik senyuman khas ini, khas ompong :D Story ini berawal dari kebiasaan romantis si bocah sejak setahun lalu. Satu hari perjaka kecil ini menyodorkan tempat minum sekolahnya yg berisa air dan beberapa tangkai bunga. “flower for u mummy“ , ucapnya tanpa malu-malu dan tentu saya menyambutnya tanpa malu-malu juga. Ga tahu dia meniru dari mana adegan tersebut, yang saya tahu penggunaan sarana tempat minum tersebut dia tiru dari ibu saya yang sering merangkai bunga hidup di dalam pot berisi air Sebenarnya simple banget yang dilakukan ni bocah, tp efeknya cukup dahsyat (hallah diksinya). Hari itu mood saya jadi kece banget, selera mkn saya pun meningkat (lah ini mah emang demenan sy). Yang pasti saya jadi tau kalo bocah kecil ini menganggap saya spesial (ya iyelah..emaknya). Ternyaya eh ternyata, itu bukan terjadi pada hari itu saja. Setiap kali adnan mengajak ismail keliling...

Titip Rindu

Gambar
Sore itu Babonya bocils tampak antusias dari biasanya. Ya, kalau saya ada dalam posisinya tentu saya akan tampak sama antusiasnya. Setelah tepat dua tahun meninggalkan Sarajevo, akhirnya siang itu dalam beberapa jam kedepan dia akan kembali melepas rindu pada tanah kelahirannya. Tentu banyak hal yang dia rindukan dari Bosnia. Bahkan saya yang hanya sempat dua setengah tahun hidup di sana juga menyimpan benih-benih rindu yang jika terus dipupuk tentu akan tumbuh subur (oleh sebab itu saya tidak mau memupuknya, sebab kalau sudah subur jadi susah sendiri setelahnya :p). Jadi saya bisa membayangkan kerinduan macam apa yang kini dia rasakan. Dari kelezatan burek, udara segar khas perbukitan, bersepeda dan rafting bersama teman sejawat, mempunyai banyak lawan bicara menggunakan bahasa ibu, suasana ramai di  Baščaršija  kala summer , hingga bayangan euforia piala dunia membuatnya semakin bergairah untuk segera tiba di sana. Tapi saya tahu pasti, semua itu tentu tak seband...

welcome world, Belkisa #2

Gambar
Ternyata dapat menikmati 'heaven' ,  siang itu benar-benar mimpi siang bolong. Selain karena perawat yang rutin datang setiap jam ke kamar untuk memeriksa kondisi janin, pikiran saya juga sibuk melanglang buana ke rumah. Membayangkan Ismail di rumah hanya bersama Adnan, rasanya ga terlalu yakin :p Adnan memang ayah yang OK untuk peran ke-ayah-an,  tapi tidak untuk peran  yang ke-ibu-an :D Sebagai contoh,  beberapa kali saya mempercayakan Ismail kepada Adnan bersama makanannya dg porsi pas, dan selalu saja makanannya tidak pernah sukses habis. Alasannya selalu sama "Ismail makannya lama banget..kayanya udah kenyang deh". Yah, sebenarnya gak usah Ismail yang memang masih balita dengan kapasitas muatan persuap sedikit,   bahkan menurut Adnan saya pun kalau makan sangat lama. Padahal untuk ukuran perempuan (Indonesia) saya kategori yang cukup kebut dalam santap menyantap. Maka saya jadi ga bisa membayangkan bagaimana Ismail dengan Babonya beberapa hari kedep...

Welcome World, Belkisa #1

Gambar
Pagi itu saya bersama suami dan ismail tiba di rumah sakit sebelum loket pendaftaran pasien dibuka. Demi menghindari macet di jam kerja, kami memang berangkat selepas subuh :D Ini memang rumah sakit pilihan bagi saya. Jauh sebelum saya hamil anak kedua, saya sudah mulai mencari tau tentang rumah sakit yang satu ini. Dari sekian banyak pertimbangan ketika saya memilih rumah sakit dua yang utama adalah, nakes yang pro asi dan IMD, serta suport persalinan spontan/ normal. Dan kedua poin prioritas tersebut dimiliki oleh rumah sakit ibu anak budi kemuliaan pilihan saya tadi. Selain itu secara pelayanan dan fasilitas  juga memuaskan. Dan biaya bersalin di sana cukup dengan budget kami yang tidak dicover oleh asuransi ini. Kalaupun ada kelemahan, yang paling utama buat saya adalah lokasinya yang cukup jauh (sekitar 8-10km) dari kediaman saya di kelapa gading. Yah, jarak segitu memang normalnya bisa ditempuh 15-20menit, tapi seperti yang kita tahu, lalu lintas jakarta kan sudah tidak ...

Milad Babo ke-29 :)

Gambar
Dari beberapa hari lalu mulai hitung-hitung hari untuk menuju tanggal miladnya suami. Walau gak niat kasih apapun...tapi seneng aja nungguin tuh tanggal. Kemarin saat makan di luar saya juga heboh kasih tau abang kl "besok babo's birthday loh..".  Ternyata Ismail sama sekali ga antusias..mungkin karena baginya birthday itu cm untuk bocah :D. Sementara yang diheboh-hebohin--Adnan lebih ga antusias..dia cuma blg "yeahh makin tua, nyaris kepala 3" sambil terus ngunyah makan siangnya. Sebelum tidur semalam, saya inget-ingetin diri mau uca pin tepat jam 5 pagi saat kelahirannya. Tapi berhubung lagi gak sholat..yang ada pagi-pagi saya berasa yang punya birthday. Gimana engak..Pagi-pagi Adnan pulang dg beberapa kilo stok protein (daging cincang, iga, steik, ayam,  telur) plus kentang beberapa kilo untuk dua minggu. Seneng pastinya. Karena memang selama ini jatah ke pasar tradisional memang jatah saya. Jatah suami sy ke supermarket beli barang-barang yang gak perlu...

Pelajaran yg Datang (selalu) Tepat pd Waktunya...

dipostingkan di FB pada tanggal 14 june 2010 === Banyak hikmah yang dapat diambil dari sebuah kmatian. Bagiku hikmah terbesar dari sebuah kematian adalah pengingatan diri akan keniscayaan bahwa setiap kita akan pergi mninggalkan dunia ini. Pergi ke dunia kekal tanpa mebawa apa dan siapapun selain 3 amalan (amal jariah, ilmu bmnfaat dan doa ank shalih). Sering kali aku btanya...apakah para pembuat maksiat, para pezina yg bersuami/beristri, para koruptor, para pencuri hak-hak mahluk lain, tidak pernah kah mereka melihat prosesi kmatian? Atau setidaknya apakah mereka tidak tahu bahwa dirinya akan mati terbaring kaku? Atau mungkin mereka tak myakini hari berbangkit? Hari dimana smua aib dan dosa akan dibuka dan dibalas dengan seadil-adilnya? Ah atau barangkali, mreka 'hanya' tak mampu mngendalikn hawa nafsu? Tapi bukankah DIA mengaruniai masing-masing kita nafsu sekaligus akal utuk menafakuri segalanya? Sehingga kedua hal itulah yang mebedakn kita dengan hewan dan mal...